SAATNYA PRESIDEN JOKOWI BENTUK TIM PENCARI FAKTA OTORITAS HARTA AMANAH SOEKARNO


SEKARANG SAATNYA PRESIDEN JOKOWI BENTUK TIM PENCARI FAKTA OTORITAS HARTA AMANAH SOEKARNO

Uang sudah dikirim pada enam bank di Indonesia. Indonesia kebagian sekitar USD 11 triliun setara Rp 145 ribu triliun. Presiden Jokowi bisa mematok APBN Indonesia dari Rp 2.500 triliun menjadi Rp 5.000 triliun setahun. Kini saatnya Presiden Jokowi membentuk Tim Pencari Fakta Ororitas Harta Amanah Soekarno, dan memenjarakan orang yang mengaku-mengaku yang menyengsarakan rakyat bertahun-tahun, karena berharap dapat bagian.

Ditengah carut marutnya cerita Harta Amanah Soekarno, seharusnya rakyat sudah mulai tenang, karena Harta Amanah Soekarno ternyata sudah dibagikan kesemua negara di dunia sejak tahun 2008. Indonesia sendiri kebagian. Uang itu sudah dikirim ke Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA, Bank Lippo, dan Bank Danamon. Sementara itu data owner sendiri sudah ada di Bank Indonesia, tetapi pihak Bank Indonesia sengaja menyembunyikannya hingga kini.

Dari masa ke masa, dari Presiden ke Presiden Republik Indonesia, selalu diganggu oleh Harta Amanah Soeakrno ini. Ratusan dokumen dan surat bergentayangan di seputar lembaga kepresidenan. Bahkan ketika penulis bertemu dengan Presiden Jokowi tahun 2014 di Jakarta, ia mengaku begitu banyak orang-orang tua menitipkan dokumen bank kepadanya.

Dalam pertemuan tersebut beliau bertanya kepada saya; apakah dokumen-dokumen tersebut bisa dicairkan dan apakah dokumen-dokumen berguna bagi rakyat dan bangsa Indonesia? Saat itu penulis menjawab; jika Bapak Presiden konsen terhadap kesejahteraan rakyat mungkin cair di era Bapak. Alias tidak mencari kekayaan untuk diri sendiri. Sayang waktu yang disediakan tidak terlalu banyak, akhirnua penulis hanya berfoto sembari menyerahkan buku karangan penulis berjudul Harta Amanah Soekarno kepada Presiden Jokowi.

Kini pertanyaan tersebut terjawab, bahwa memang betul para sesepuh pendiri Republik Indonesia senang dengan Presiden Jokowi. Ia masih dianggap jujur dan tidak menumpuk kekayaan buat diri sendiri. Presiden Jokowi masih dianggap peduli dengan rakyat kecil. Bahkan Presiden Jokowi telah mengirim utusan ke Amerika Serikat untuk bertemu dengan pejabat bank sentralnya The Fed. Pejabat itu, membenarkan adanya aset bangsa Indonesia.

Kini para sesepuh sepakat bahwa sekaranglah saatnya Harta Amanah Soekarno dapat dipergunakan. Presiden Jokowi diharapkan dapat membentuk Tim Pencari Fakta Otoritas Harta Amanah Soekarno yang terdiri dari intelejen, polisi, praktisi bank, ahli sejarah, cendikiawan, tokoh masyarakat, dan sebagainya.

Tim ini diberi kuasa untuk menyeleksi orang-orang yang mengaku mendapat tugas lanjutan dari Soekarno. Tim ini akan mengajak orang-orang yang merasa dirinya ditunjuk oleh Soekarno berupa mandat, surat kuasa atau hibah. Jika yang bersangkutan telah menyengsarakan rakyat karena telah memungut dana dalam suatu paguyuban, maka Tim juga berhak untuk memenjarakannya. Hal ini perlu dilakukan karena keberadaan mereka telah menyengsarakan rakyat hampir di seluruh Indonesia.

Organisasi para pengacau ini telah membentuk cabang hampir seluruh Indonesia. Ada yang dijanjikan akan mendapat jatah. Ada yang dijanjikan akan mendapat pekerjaan. Ada yang dijanjikan akan mendapatkan gaji yang besar. Ada yang menjanjikan akan melakukan pelunasan hutang. Dan banyak ragam yang dijanjikan oleh orang-orang yang mengaku penerus Harta Amanah Soekarno.

Kita tidak tau seperti apa keberadaan surat-surat yang banyak beredar di dunia maya misalnya. Apakah benar atau hanya pembohongan publik yang selama ini banyak dijajakan kepada publik. Kita tidak tahu seperti apa perangai sebuah yayasan apa benar atau salah. Kita tidak tau apakah paguyuban yang mengatas namakan Harta Amanah Soekarno yang saat ini ada ribuan di Indonesia, juga benar. Atau hanya kumpulan orang-orang yang hanya berharap cairnya Harta Amanah Soekarno. Pokok tugas negara mengamankan organisasi-organisasi yang menipu rakyat selama ini.

Negara harus bersahaja dalam persoal ini. Negara tidak boleh membiarkan lebih dari separo rakyatnya “gila” pada harapan cairnya Harta Amanah Soekarno. Negara harus menghukum orang yang hanya mengaku-mengaku selama ini, padahal dia hanya punya kepentingan bisnis saja. Negara harus memproses hukum mereka-mereka itu agar soal teka-teki Harta Amanah Soekarno ini berakhir.

Kegilaan Harta Amanah Soekarno ini juga bukan hanya terjadi di masyarat dunia internasional. Sebagian masyarakat Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Fillipina juga sama kegilaannya. Bahkan masyarakat di negara ini tidak sungkan-sungkan mengaitkan sejarah nenek moyang dengan kerajaan Majapahit, dan mereka masih keturunannya.

Penulis sempat dibiayai oleh sekumpulan orang-orang di Malaysia untuk berkunjung ke negeri tetangga itu. Mereka sangat taat beribadah. Mereka amat percaya dengan jatah akan mendapat bagian dari Harta Amanah Soekarno, karena keluarganya bagian dari keluarga kerajaan Majapahit. Mereka telah mengunjungi makam nenek moyangnya di Indonesia. Herannya mereka berpendapat bahwa hanya merekalah yang berhak untuk mencairkan Harta Amanah Soekarno bukan yang lain.

Belum lagi aktivitas di negeri Tiongkok. Penulis bertemu dengan banyak orang yang merasa ketitipan dokumen-dokumen tua. Ada yang sudah menjaganya selama puluhan tahun. Begitu mengetahui penulis sebagai peneliti Harta Amanah Soekarno serta merta mereka menyodorkan setumpuk dokumen. Ketika penulis baca, dari tumpukan dokumen setelah tiga jari itu berisi tentang perjanjian Soekarno dengan Mao Tse Tung. Setelah seminggu penulis pelajari dokumen itu, ternyata tidak ada satu pun yang asli. Begitu penulis bilang bahwa semua dokumen tersebut palsu, tak sampai seminggu kakek tua di Tingkok itu meninggal dunia.

Kegilaan itu terjadi juga di Eropa. Hampir seluruh daratan Eropa demam Harta Amanah Soekarno. James Power adalah konsultan keuangan senior di Belanda bolak balik ke Hong Kong sekedar untuk mendatangani orang Indonesia yang mengaku pewaris Bung Karno. James Power sering ke Indonesia karena diundang orang Indonesia untuk memperifikasi dokumen orang Indonesia untuk ditradingkan.

Di Jepang, Desmond Conway, seorang konsultan keuangan senior yang menikah dengan keluarga kaisar Jepang mengecak rekening milik orang Indonesia di bank sentral Jepang. Rekening orang Indonesia itu besar minta ampun. Di rekening di Bank of Japan itu bernilai USD 1,140,900,000,000,000,000,000,000,000,- (susah untuk menyebut, kita sebut saja 28 digit). Ia juga bolak balik Tokyo – Hong Kong berburu Harta Amanah Soekarno.

Di Asutralia ada Ian, juga konsultan keuangan senior. Ia bolak-balik Hong Kong – Australia sekedar untuk memastikan dokumen-dokumen yang berbau Soekarno. Ia bahkan percaya bahwa seorang kelahiran Papua Indonesia itu adalah pewaris sah Harta Amanah Soekarno setelah dapat mandat dari Khairul Fatullah di Indonesia. Tetapi hingga kini juga tidak cair.

Dan masih banyak kegilaan masyarakat dunia lainnya yang bermain ditataran Harta Amanah Soekarno. Semua sumber berita berasal dari Indonesia. Semua dokumen dan peran orang-orang tua yang ada berasal dari Insonesia. Seorang tukang becak di Indonesia saja apabila mengaku sebagai titisan Soekarno mereka percaya. Bahkan mereka dijamin ongkos dan kehidupannya selama proses dokumen berlangsung.

Kegaduhan ini harus segara diakhiri, mumpung para sesepuh sudah rela Harta Amanah Soekarno dicairkan masa Pemerintahan Jokowi. Masa ini dianggap sebagai awal dibukanya Harta Amanah Soekarno. Tetapi Presiden Jokowi harus transparan, tidak bisa meniru lakon Presiden-presiden sebelumnya. Mereka hanya diam-diam bentuk tim lalu mengirimkannya ke Swiss menuju kantor UBS, dan ditolak. Presiden Jokowi harus mengumumkannya kepada masyarakat Insonesia dan dunia tentang keberadaan tim ini.

Ketika Presiden Jokowi telah membentuk Tim, maka Presiden Jokowi tidak hanya menyelamatkan maayarakat Indonesia, tetapi juga menyelamatkan masyarakat dunia. Dengan keberadaan Tim ini, hilanglah sudah teka-teki yang selama ini beredar. Banyak orang di dunia terhindar dari penipuan yang mengatas namakan Harta Amanah Soekarno. Artinya, dengan pembentukan Tim Pencari Fakta Otoritas Harta Amanah Soekarno ini, Presiden Jokowi telah menyelamat dunia. Itu adalah ukiran sejarah yang tidak pernah masyarakat dunia lupakan. Bravo Indonesia (Safari Ans).

Iklan

Satu pemikiran pada “SAATNYA PRESIDEN JOKOWI BENTUK TIM PENCARI FAKTA OTORITAS HARTA AMANAH SOEKARNO

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s