BENARKAH WAPRES BOEDIONO SURATI RATU INGGRIS SOAL HARTA AMANAH…?


Prof. Dr. H. Boediono, M.Ec. adalah Wakil Presiden Indonesia kesebelas patut diduga pernah berkirim surat kepada Ratu Inggris pada tahun 2012 guna mendukung keberadaan HM King Anthony Santiago Marthin sebagai The King’s of The Earth atau Raja Dari Segala Raja di dunia sebagai kelanjutan skenario dunia untuk pencairan aset Harta Amanah Soekarno.

Screenshot_2016-04-03-07-10-20

safarians.net____ Surat Wapres RI tersebut menggunakan kop surat resmi berlambang burung Garuda  pada tanggal 22 Januari 2012 yang ditujukan kepada HM Queen Elizabeth II yang beralamat di Buckingham Palace London.

Apabila membaca surat Boediono ini ada maksud tersirat bahwa Indonesia mendukung dan mengakui keberadaan atau eksistensi HM King Anthony Santiago Marthin yang memiliki kakek bernama Datuk Batul Boetje yang juga memiliki nama Antonio Diaz Santiago.

Sepintas surat Wapres era kepemimpinan SBY ini tidak akan dimengerti oleh masyarakat awam karena tidak menjelaskan mengapa surat ini dibuat dan untuk apa hanya dengan penggelan kalimat seperti tertera dalam foto surat tersebut di atas.

“We regret to inform you that Datuk Batul Boetje know to his real name as Antonio Diaz Santiago and confirmed great grandfather of King Anthony Santiago Marthin has passed away this January 22, 2012 at 09.35 pm.

We declaned this info is true and correct and declared Saiffudin Malik as the only surviving old people in Indonesia who confirmed 115 years old.”

Tetapi kalangan praktisi Harta Amanah Soekarno menganggap bahwa surat Boediono itu merupakan dukungan secara resmi negara Indonesia atas keberadaan HM King Anthony Santiago Marthin sebagai kelanjutan pemegang otoritas pencairan Harta Amanah Soekarno yang dianggap fakum selama ini atau sepeninggalan Soekarno.

Memang sumber yang dapat dipercaya yang berhasil dihimpun penulis, HM King Anthony Santiago Marthin lama tinggal di Indonesia, sehingga sentuhan surat Wapres Boediono tersebut memiliki keterpautan bahwa keturunan raja ini memiliki darah keturunan bangsawan Jawa.

Akan tetapi soal mengapa Wapres Boediono merasa perlu menyebutkan nama Saiffudin Malik dalam surat tersebut, masih memerlukan investigasi lebih lanjut.

Sementara itu account besar di berbagai bank di dunia masih tetap ada dan aktif. Untuk mengatasi kefakuman otoritas keuangan dunia, para tokoh-tokoh dunia yang terhimpun dalam The Committee 300 pimpinan Ratu Inggris perlu menokohkan seseorang yang memiliki kewenangan khusus dalam mendistribusikan dana umat manusia yang sekarang saja angka nolnya mendekati 100 (seratus) digit di World Bank dan beberapa bank sentral dunia.

Hal ini dapat dibuktikan betapa tingginya pembaca artikel berjudul  Tim Soekarno Masih Kontrol Penuh Atas Aset Dunia yang telah dipsoting penulis sejak Januari 2012. Dalam sehari pembaca artikel ini mencapai 200 orang walau sudah diposting tiga tahun lalu.

Skenario yang dipakai oleh The Committee 300 adalah dengan menggunakan nama White Spiritual Boy (Anak Dewa), The Morning Star (Putra Sang Fajar), dan nama lainnya yang melekat dengan panggilan atau sapaan Soekarno saat remaja sebagai putra sang fajar. Nama itu untuk mengganti nama pemilik rekening besar sesungguhnya yang umumnya atas nama orang-orang Indonesia yang memiliki hubungan keturunan raja-raja Nusantara.

Bahkan melalui swift MT760 ke suatu bank baik di dalam negeri Indonesia maupun bank yang ada di luar negeri, rekening besar yang diotorisasi melalui World Bank Group dapat dicairkan dan dibagi dengan 30% untuk Royal Famili (pemilik asli), negara dimana bank berada 10%, Ratu Elizabeth II 10%, King Anthony S Marthin 10%, dunia dan The Committee 300 sebesar 15%, bank pelaksana eksekusi 10%, para intermediasi 10%, dan konsultan 5%.

Kita hanya berharap semua ini bertujuan baik demi kesejahteraan umat manusia dan bukan sebuah skenario perampasan aset bangsa Indonesia secara sistematis. Sebab tangan Tuhan masih berada dalam kebenaran yang tidak mungkin ditandingi oleh kekuatan apapun. *****

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s