BANK-BANK DI INDONESIA HARUS TIRU BANK DI SWISS SEPERTI INI


Ada kesan dunia perbankan di Indonesia sengaja tidak memberitau nasabahnya kalau ada uang masuk dari luar negeri. Bahkan ada bank yang sengaja berdiam diri tidak memberitau keluarga atau ahli waris nasabah apabila rekening yang sudah tidak aktif puluhan tahun. Padahal isi rekeningnya memiliki nilai uang besar dan pihak bank tau ahli warisnya. Hal itu berbeda dengan perbankan di Swiss yang jauh lebih beradab seperti pengumuman di bawah ini.

Pict0001.JPG

Safarians.net__ Banyak kasus dialami nasabah bank di Indonesia yang tidak manusiawi. Ketika seorang nasabah bank meninggal, dan pihak keluarga atau ahli waris tidak tau, pihak bank sengaja berdiam diri dan tidak mengambil tindakan apapun.

Tentu saja sikap bank seperti ini merugikan sekaligus menakutkan pihak nasabah, sehingga banyak orang Indonesia lebih nyaman menyimpan uangnya di Swiss selama ini. Atau paling tidak, mereka lebih asyik menyimpan uang di Singapura atau di Hong Kong.

Coba simak pengumuman Pangadilan di Swiss yang menjadi perpanjangan tangan pihak bank di negara itu untuk mencari ahli waris nasabahnya yang sudah meninggal, kebetulan berada di Indonesia. Pengumuman itu terjadi tahun 2006 pada Harian Kompas.

Seharusnya perbankan di Indonesia meniru perbankan Swiss sehingga nasabah merasa nyaman menyimpan uangnya di bank.

Selain mental pejabat bank di Indonesia ala “garong” kata seorang nasabah, uang simpinan yang dijamin Pemerintah RI hanya nilai maksimum Rp 2 milyar. Jika lebih, maka nasabah harus membuka dua rekening (account) atau lebih. Atau, nasabah terpaksa mengambil pilihan untuk menyimpan uangnya di Singapura atau Hong Kong.

Kalau begini apa jadinya perbankan kita? Lalu capital flight akan selalu terjadi.*****

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s