INI WASIAT TERAKHIR SOEKARNO SOAL HARTA AMANAH


“SALAH BESAR JIKA KALANGAN PERS INDONESIA BERTANYA KEPADA ISTRI DAN ANAK SOEKARNO TENTANG KEBENARAN HARTA AMANAH SOEKARNO SELAMA INI.” safarians.net

Screenshot_2016-01-31-10-22-24


Sejak awal Soekarno memang sudah mengklaim dirinya tidak punya apa-apa apalagi harta milik pribadinya yang harus ia titipkan kepada anak-anaknya. Ia adalah presiden termiskin di dunia hingga kini.

Berkenaan dengan Harta Amanah Soekarno (HAS) pun ia menulis dua lembar surat wasiat tertanggal 12 Januari 1967 yang dikukuhkan oleh stempel UBS. Itu berarti, surat wasiat ini dibuat tiga bulan sebelum Soekarno mengakhiri kekuasaannya sebagai Presiden Republik Indonesia pada 12 Maret 1967.

Tandatangan Soekarno dalam dokumen tersebut menggunakan tinta berwarna hijau yang menjadi ciri khasnya. Wasiat tersebut masih gunakan bahasa Indonesia ejaan lama. Inilah isi surat wasiat tersebut.

“Bersama ini, Soekarno atas nama seluruh Rakyat (huruf ‘R’ besar -Red) yang tercinta, dan atas nama Pemegang Harta yang Rakyat titipkan dan percayakan kepadaku, karena mengingat kondisi dari kesehatanku dan kondisi dalam tubuh Kabinetku sendiri, maka sangat perlu aku mengambil jalan yang aku pikir sangat tepat untuk mengamankan nasib BANGSA dan RAKYAT yang sebagian tidak tahu tentang harta yang aku tinggalkan di Luar Negeri.

Hanya sebagian saja dari Orang-orangku yang tahu, namun aku juga masih sangsi akan kesetiaan mereka terhadap Bangsa/Rakyat Indonesia.

Sering didalam kesendirian aku melamunkan dan membayangkan seandainya SURAT WASIAT KEKAYAAN RAKYAT ini jatuh ke tangan orang yang tidak mau tahu akan jerit tangis Rakyat yang sangat tertindas, bagaimana rasa TANGGUNG JAWABKU di kemudian hari. Maka kepada siapa saja yang MEMBAWA atau yang MENDAPAT ” SURAT WASIAT” ini, aku berharap mau (bersedia) menghubungi pengacaraku Mr. X (maaf rahasia negara -Red) yang berada di negara X (maaf rahasia negara -Red).

Sangat bahagia sekali kalau diantara Rakyatku mau dan sanggup memikirkan nasib BANGSA YANG TERCINTA ini. Didalam kesempatan ini aku juga berharap jangan sampai diantara ANAK dan ISTRIKU mengetahui ini semua. Aku tinggalkan ini bukan buat (untuk) mereka, buat (untuk) KESEJAHTERAAN RAKYAT BANYAK. Sekali lagi jangan mereka (Anak dan Istriku) mengetahui hal ini. Selain itu, aku juga tinggalkan Surat-surat berharga dan SURAT KUASA/ SURAT PELIMPAHAN yang sudah aku tanda tangani. Hanya orang-orangku saja yang sudah aku tunjuk untuk mewakili kalau aku benar-benar ada halangan atau meninggal dunia. Kiranya cukup SURAT WASIAT ini aku buat guna memperlancar usaha mensejahterakan Rakyat, kalau Tuhan tidak memberiku usia panjang, maka SURAT WASIAT ini bisa buat siar yang menyatakan bahwa BANGSAKU INI ADALAH BANGSA YANG BESAR.

Dan “SURAT WASIAT” ini aku buat dalam dua bahasa, INGGRIS dan INDONESIA.

“SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA”

Jakarta, 12 Januari 1967

ATAS NAMA SELURUH RAKYAT INDONESIA, Presiden, Panglima Tertinggi Angakatan Perang Republik Indonesia

Ttd

Mr. Soekarno

18 pemikiran pada “INI WASIAT TERAKHIR SOEKARNO SOAL HARTA AMANAH

  1. Ping balik: INILAH PROSEDUR KERJA HARTA AMANAH YANG DITETAPKAN SOEKARNO | Catatan Harta Amanah Soekarno

  2. Diwaktu luang ini sy senang sekali membaca tentang karya Tulis Pak Safari,…..
    Sy merasa sangat terharu masih ada semangat yg kuat dalam Jiwa Pak Safari utk berbagi informasi hal2 yg bagi sy sangat amat khusus sperti ini. Krna tdk smua Pers Paham betul mengenai hal ini,..

    Salam hormat sy buat Pak Safari

    Suka

  3. assalamualaikum pak safari…klo setahu sy sih selain surat wasiat ada lg yg lbh pnting yaitu surat kuasa yg isi nya hanya di berikan kpda satu orang saja dan itu bersatu dgn surat wasiat nya….nah apa kah bpk sdh pernah melihat surat kuasa nya….klo yg sy tau sprti itu pak maaf klo mngkin salah….dan surat kuasa itulah sesungguhnya kunci dr smua itu dan ingat pak hanya di berikan kpda satu orang saja……sekian dan terimakasih smoga informasi sy bermanfaat buat bpk kdepan.

    Suka

  4. salam pak safari sdh sangat jls klo soekarno dgn tegas mengatakan bahwa bkn hanya surat wasiat yg beliau keluarkan utk mnjalankan ini semua ternyata ada surat kuasa dan surat pelimpahan…jd klo sy bs menangkap dr isi wasiat itu bahwa kunci dr HAS ini seungghnya hanya lah ada pd si pemegang surat kuasa dan surat pelimpahan dan alhamdulillah pak selama sy berjuang di mslh HAS ini selama 17th baru kmaren sy tau suat kuasa tunggal yg sbnrnya dan ternyata memang itulah satu2 nya kunci utk menyelesaikan mslh ini dan sungguh sangat istimewanya si pemegang kuasa ini menjaga rahasia ini pak sy kenal beliau 17th baru sy di ksh tau apa itu kuasa tunggal……nah ini sy bagi sdikit pengalaman sy utk bpk smoga bs bermanfaat utk bpk di kmudian hari dan sy pertegas dr apa yg sy tahu pak seungguhnya kuasa itu hanya diberikan kpda satu orang saja…..salam hormat sy utk pak safari

    Suka

  5. ujung dari mslh ini adalah siapa orang yg bertanggung jawab utk menandatangani smua dokumen yg ada dan orang itu adalah si pemegang surat kuasa tunggal dan hanya dia saja yg mendapat kuasa itu…..dan kuasa itu pun di saksikan oleh 2 lembaga atau bank yg bersangkutan…bahkan menurut si pemegang kuasa tunggal bahwa dia lah satu2 nya orang yg bs mencairkan uang hanya lwat secarik kertas bungkus roko….sungguh sebuah strategi yg sangat luar biasa bgmana dlu para pelaku HAS ini membuat sbuah ksepakatan yg sangat besar ini penuh dgn tanggung jawab dan bs menahan diri utk tetap menjaga rahisia ini utk tdknjatuh pd pihak yg salah

    Suka

  6. Amanah itu aslinya diberikan bukan dari sukarno ke Satrio piningit, tapi dari Mahagusti (Uga/Mahatunggal) ke Messias/penyelamat (Messias bkn nabi Isa bkn pula Dajjal).

    Sukarno adlh awal perjalanan harta amanah, berikutnya msk prabu Siliwangi (Paduka & Baginda), ujungnya adlh Satrio piningit.

    Dan Satrio piningit itu awal perjalanan Ketuhanan (zatil wujudullah), berikutnya msk Raja & Ratu Adil, ujungnya adlh Uga/Mahatunggal (Mahagusti, Maharatu, Maharaja).

    Amanah bkn hanya sekedar harta tapi sebuah sistem yg bisa membuat seseorang mengetahui jati dirinya hingga bertemu dengan Tuhannya secara wujud (Mahagusti/Mahatunggal)

    Amanah sebagai sebuah sistem hanya diberikan kepada orang yang sudah mendapatkan gelar Messias.

    Dan Gelar Messias itu diberikan langsung oleh Mahagusti tanpa perantara.

    Dan amanah (sistem amanah) sudah diberikan langsung oleh Mahagusti kepada Messias tanpa perantara jg.

    Suka

  7. Presiden kita Ir Soekarno, adalah Yang bernama Kusno. Dan beliau bukanlah Mr Soekarno.
    Mr. Soekarno sudah memanage harta pusaka tersebut jauh hari sebelum Bung Karno menjadi Presiden.
    Ir Soekarno adalah HOLDER. Sama seperti President Philippina Marcos, juga Mahatir Muhamad, Chang kai Sek dll.
    OWNER HARTA TERSEBUT ADALAH MR. SOEKARNO, beliau adalah Pimpinan IMF,
    Ketua PBB ( itu mengapa di PBB hanya ada sekjen.) , Pimpinan Federal Reserve of the word, pimpinan Federal Reserve of United State, dan juga Pimpinan Interpol
    BELIAU ADALAH H.E. THE GREAT PRESIDENT OF UNITED NATION ORGANIZATION, ROYAL K.681

    Beliau masih exis, warga Indonesia, pak Harto, president kita yg almarhum telah beberapa kali bertemu dng beliau, termasuk pemberian collaterals utk cetak uang rupiah.
    Data perbankan dan collaterals letter ada utuh bersama beliau.
    Alhamdulillah saya sering bertemu dengan beliau, reputasi yang mendunia, tapi dengan pribadi yg sederhana

    Suka

  8. Memang misteri berkaitan harta amanah.
    Tapi saya yakin kalau Tuhan tidak membuat kesulitan bagi yang berhak mengurus harta amanah tersebut, walaupun hampir semua asset ditanda tangani oleh Mr Soekarno.
    Mr Soekarno sendiri hanya menyimpan dan tidak bisa mengambilnya sendiri, karena beliau juga sekedar ketitipan.
    Semua harta amanah telah dikategorikan sebagai warisan, pastinya yang bisa menyelesaikan hanyalah hak ahli waris.
    Kalau Mr Soekarno saat itu dinyatakan sebagai owner asset amanah tsb, pastinya putra dan putrinya bisa dinyatakan sebagai hak ahli waris, tapi kenyataan putra putri beliau tidak bisa dinyatakan sebagai hak ahli waris berkaitan harta amanah ini.
    Ini tanda tanya besar, jadi yang dinyatakan hak ahli waris ini siapa, pastinya hanya bisa ditentukan oleh dna darah atau paling tidak dengan sidik jari.
    Walaupun orang tersebut tidak bernama tapi yang penting sidik jari atau dna darahnya cocok ya itulah penyelesainya.

    Suka

    • artikel menarik, dan ini memang fakta, alhamdulillah surat tersebut sudah pernah saya baca bahkan suara yang mulia soekarno pun sudah saya dengar dan saya pun sudah bertemu dengan orang yang di beri amanah tersebut, yang di maksud harta amanah bukanlah tersimpan di luar negeri tapi ada di baitul Mall alam ghaib ( bunker harta amanah ) yang terdapat di pulau jawa dan pulau sulawesi bagian utara, kelak tiba masa nya amanah itu akan di jalankan oleh satu orang tersebut, yang jelas itu untuk rakyat Indonesia … bukan untuk anak dan istri beliau ataupun pemerintah yang ada, begitu salah satu bunyi dari surat wasiat tersebut

      Suka

  9. Kasus e hampir sama kayak pilem Nasinal treasure.
    Seolah pendiri bangsa sudah menyiapkan aset untuk anak cucu bangsa nya.
    But, I don’t believe it..
    Hehehe

    Suka

  10. malsu dokumennya ga serius, tahun 1967 ejaane udah gak pake oe (biar kelihatan toea moengkin?), coba dicek di dokumen2 kenegaraan tahun 60-an

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s