BUKU HARTA AMANAH SOEKARNO KE-2 TERBIT TUNGGU SPONSOR


Screenshot_2016-01-10-09-33-25

Setelah sukses buku “Harta Amanah Soekarno” pertama yang diluncurkan pertengah tahun 2014 lalu, kini penulis sudah merampung materi buku keduanya yang lebih spesifik dan sangat mendalam soal seluk-beluk Harta Amanah Soekarno (HAS) dan Harta Manah Dinasti (HAD).

Kalau materi buku pertama sebagian besar diambil dari blog ini, safarians.net, maka materi kedua merupakan sepenuhnya tulisan yang dikhususkan untuk materi buku tentang HAS dan HAD. Namun penulis masih menunggu sponsor yang mau mendanai biaya persiapan akhir, penerbitan, peluncuran dan promosinya.

Buku pertama Harta Amanah Soekarno sejak diluncurkan hingga kini masih sebagai “best seller” di gerai Toko Buku Gramedia hingga tulisan ini diturunkan. Setidaknya itu yang terjadi ketika penulis berkunjung ke Gramedia di Summerecon Serpong dan Gramedia di Pondok Indah Mall Jakarta.

Buku pertama sudah banyak yang meminta untuk diterjemahkan kedalam bahasa asing dan diterbitkan di negaranya masing-masing, tetapi penulis melarangnya, karena penulis sendiri tidak puas dengan meteri yang disajikan. Namun materi buku yang kedua ini sangat berbeda.

Pembaca memang harus membeli buku pertama agar bisa mengerti membaca buku yang kedua. Atau pembaca tidak akan pernah mengerti membaca buku yang kedua apabila belum pernah membaca buku yang pertama.

Siapa saja yang tertarik untuk menjadi sponsor terbitnya buku Harta Amanah Soekarno yang kedua silahkan mengirimkan email ke safari_ans@yahoo.com. Ditunggu. ******

7 pemikiran pada “BUKU HARTA AMANAH SOEKARNO KE-2 TERBIT TUNGGU SPONSOR

  1. kalo anda berniat jualan buku ya silahkan jualan saja mas tp jangan mbonceng dengan keberadaan harta amanah. Anda hanya menulis buku2 dlm arti menyebarkan informasi yang aktual. Apakah anda sdh tahu benang kusut yang melingkupi keberadaan harta tsb? dan apakah anda sdh tahu persis dimana dan siapa pemegang amanah yg asli?. Jika belum berarti buku anda isinya bohong. maaf sekedar koreksi saja. salam Hubbul Wathan Indonesia.

    Suka

    • Orang seperti Anda inilah yang membuat kalangan komunitas HAS dan HAD keliru. Pihak yang selalu mengklaim bahwa dirinylah yang benar dan hanya pimpinannyalah yang berhak mencairkannya. Prinsip Anda soal ini saja sudah salah. Sangat salah dan menyesatkan diri Anda sendiri. Buku saya mencoba mendekatkan kekeliruan demi kekeliruan tersebut kepada kebenaran secara faktual. Dan alhamdulillah tahun demi tahun melalui blog saya, melalui buku pertama saya, dunia HAS dan HAD mulai menampak cahaya yang terang benderang. Banyak orang salah memahami HAS dan HAD selama ini mulai melek, sehingga terhindar dari tipu daya pihak-pihak yang mengambil kepentingan.
      Harus Anda ketahui bahwa soal HAS dan HAD bukan sesuatu yang haram untuk dibukukan. Justru bukulah pintu segala ilmu termasuk ilmu HAS dan HAD. Kalau Anda tidak suka membaca buku, tolong jangan mengganggu kami yang suka buku.
      Salam perjuangan bangsa Indonesia.

      Suka

      • terima kasih koreksinya bang, kalo secara pribadi anda mau ketemu saya, saya sangat gembira. nanti akan saya hubungkan abang dengan sesepuh HAS dan HAD yg selama ini mistrius., Salam bikhoir Cinta Tanah Air.
        Kalo anda ga boleh di sarankan ya ga papa, saya terima dgn senang hati. Jangan dikira hanya anda yang tahu persoalan ini, saya juga tahu, dan tokohnya ada di Jakarta. Sejak jaman orba, habibi, gusdur, mega, sby, semua gagal mencairkan has dan had. Maaf jangan dikira hanya anda yg tahu persoalan ini.Ini adalah amanah semenjak dari jaman Adam AS sampai Nabi Muhammad SAW dan sampai sekarang, Ok selamat berjuang,,,moga dpt restu dari Rasululloh SAW, hubbul wathan minal iman

        Suka

  2. @Ayahdoang. Jangan mengaku Hubbul Wathan Indonesia jika dalam diri Anda masih menyimpan thoghut, superioritas berlebihan. Anda, adalah salahsatu dari jutaan haters di republik ini yang bisanya hanya mencibir pada sebuah diskursus, namun kering analisis objektif (bahkan kosong sama sekali) yang solutif untuk negeri. Persis ketika sebuah otoritas mencibir terbitnya sebuah karya, bahkan melarang peredarannya, bukan menjawabnya (dialektika) yang mengukur tingkat kebenarannya melalui karya juga (ilmiah/empirik). Jadi, jangan mengaku “hubbul wathan Indonesia”. salam damai.

    Suka

  3. Saya selalu mengatakan bahwa saya bukan siapa-siapa. Saya hanya jurnalis. Seorang jurnalis punya kebebasan yang bertanggungjawab atas karyanya. Jika Anda perlu melakukan debat terbuka soal ini, dengan senang hati saya melayani. Kebenaran atas harta HAS dan HAD adalah rakyat dan bangsa Indonesia, bukan milik golongan atau kelompok tertertentu. Jadi abaikan rasa sok tau segalanya. Atau buang jauh kesembongan intelektual yang merusak hidup Anda. Salam

    Suka

  4. Salam Hormat buat Pak Safari.
    Sy sangat salut dengan smua perjuangan pak safari utk mngetahui dan memahami seluk beluk tentang Harta Amanah ini.
    Krna bnyak skali manfaatnya bagi publik agar mengerti dan percaya bahwa Bangsa ini adalah Bangsa yg BESAR.
    Bangsa yg di bangun oleh semangat perjuangan. Dan Bangsa yg memiliki Pemimpin Terbesar dalam sejarah Bernegara.
    Sy sangat senang dengan adanya Buku ini,sehingga Fakta sejarah bisa mulai di pelajari dan di pahami dengan baik dan benar terkhususnya menyangkut Harta Amanah ini.
    Sy jg bru belajar dan mengenal tentang smua ini,.. smg suatu saat nanti atas ijin Yang Maha Kuasa pak Safari bs menyaksikan langsung Pembukaan Pintu pertama. Krna Sejarah hanya terbuka satu kali sj. Suasana Haru akan melanda smua orang yg ada di dalamnya,…. sebagai ucapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

    T E R I M A K A S I H

    salam sy :

    Tanpa Nama,

    Suka

  5. Ass…salam sejahtera untuk bpk2 yg terhormat, semoga bpk2 sekalian dapat dgn senang hati mewujudkn
    Harta AMANAH dengan kebenaran dan data yg bpk2 miliki dapat jadi bahan dokumen nyata dan dapat
    dipertanggung jawabkn dipublik dgn benar agar dapat terwujud cerita tersebut jadi nyata ,
    dan dapat dinikmati oleh bangsa kita bersama, semoga bpk2 tidak saling berdebat mencari kesalahan tapi mari
    bersatu untuk wujudkn bahwa harta AMANAH itu ada serta dapat dinikmati bersama, salam damai, bocah cilik.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s