PERSAHABATAN SOEKARNO DAN HENRY J. SCHRODER SEBAGAI SESAMA PEMEGANG SAHAM FED


Bagi Soekarno, suatu bangsa, ras, atau golongan semua baik, sesama makhluk Tuhan. Yang tidak disukainya adalah tindakan politiknya yang tidak manusiawi. Itu tercermin dari konsep Nasakom-nya. Begitu juga dengan pertemanan dia dengan tokoh senior Isareal bangsa Yahudi, Henry J. Shroders yang sangat disegani sebagai pemegang saham Federal Reserve, bank sentral Amerika Serikat.

Persahabatan Soekarno dengan Henry J Shroder amat sangat dekat. Mereka berdua biasa ngobrol ngalor-ngidul sambil terkekeh bercanda soal dunia, soal planet bumi di Istana Bogor. Sembari ngobrol mereka berdua duduk santai di Istana Bogor, mereka berdua iseng membuat cangklong rokok dari tanduk rusa yang kelak menjadi tanda persahabatan bagi keduanya dan juga bagi penerusnya.

Dua sahabat beda ras dan suku ini, merancang dunia dengan masing-masing kelebihan dan kekurangannya. Henry J. Shroder adalah seorang jurnalis awal mulanya. Sedangkan Soekarno sudah menjadi Presden RI pertama dan pemegang harta amanah yang dititipkan oleh PB X yang oleh literatur Yahudi dianggap sebagai ayah biologis Soekarno sendiri.

Henry J. Shroder adalah pemegang saham induk dan penentu kebijakan FED setelah Bank of England, Rothschild dan Rokefeller. Peran penting Henry J. Shroder di FED ini ada hubungan yang erat dengan perpanjangan tangan Soekarno sebagai wakil pemilik aset yang juga dikelola oleh Rokefeller dan Rothschild, dimana Soekarno pernah mengklaim bahwa Indonesia punya 80% (delapan puluh persen) saham di FED. (Baca: Indonesia Punya Saham The Fed).

Peran penting dan hubungan kekerabatan dengan Soekarno inilah yang membuat peran Henry J. Schroder begitu disegani di lingkungan FED. Soekarno juga sebaliknya, memainkan peran Henry J. Schroder ketika Soekarno membantu pertikaian antara John F. Kennedy (JFK) selaku Presiden Amerika Serikat dengan FED tahun 1963.

Panasnya ketegangan antara FED sebagai bank sentral AS dengan JFK sebagai Presiden AS ketika itu mengakibatkan ada dua mata uang yang beredar di Amerika Serikat. Satu dollar yang dikeluarkan oleh FED, dan lagi dollar yang diterbitkan oleh Departemen Keuangan AS.

Agaknya Soekarno dan Henry J. Schroder berhasil menyatukan kembali hubungan harmonis antara JFK dan FED yang kemudian berbuah dengan perjanjian The Green Hilton Memorial Agreement. (Baca buku karangan Safari ANS berjudul “Harta Amanah Soekarno” yang dijual di toko buku Gramedia, dll).

Henry J. Schroder adalah sosok tokoh senior Israel yang paling sederhana. Ia tidak memiliki anak, sehingga ia banyak menjadikan pria wan wanita baik menjadi anak angkatnya, salah satunya seorang wanita Belanda asal Manado yang merawatnya kala ia sakit di Belanda dalam waktu yang panjang. Kendati tak punya anak, namun Schroder memiliki adik dan keluarga lainnya yang kini menjalankan Schroders & Trust Company (klik saja).

Henry J. Schroder seorang tokoh yang sangat sederhana. Ia tidak akan membeli baju baru apabila baju yang ada masih bisa ia pakai. Baginya tak ada beli pakaian rutin misalnya saat hari raya seperti kebanyakan orang. Ia gunakan apa yang dapat ia gunakan. Ia mengajarkan kesederhanaan itu kepada lingkungan anak-anak angkatnya.

Dengan kesederhanaan itu, banyak orang tak menyangka kalau ia seorang pemegang saham bank sentral AS, teman karib Soekarno, tokoh senior yang paling disegani di Israel. Bahkan ialah yang memodali Ruppert Murdoch untuk mendirikan CNN dan grup usahanya sehingga mekonglomerasi seperti sekarang. Bahkan penulis pun sempat ditawarinya menjadi reporter di CNN ketika bertemu di Belanda tahun 2005. Saat itu penulis masih sebagai reporter Lativi (kini TvOne).

Hari demi hari Henry J. Schroder memikirkan masalah dunia. Dalam ruangan khususnya di Israel ada sebuah meja besar yang tidak boleh disentuh oleh siapapun. Di meja terdapat ratusan batang korek api, yang selalu pindahkan kesana kemari, sebagai gambaran peta persoalan dunia yang sedang terjadi. Sebelum tidur atau setelah bangun tidur, ia mengamati dan membaca peta kotek api dunia itu secara rutin.

Ia amat disegani. Untuk menjadi Perdana Menteri Inggris saja harus meminta restunya. Kalau ia bilang turun, maka sang PM Inggris pun akan turun, karena ia memiliki segala macam jaringan politik dan bisnis yang ia kendalikan secara langsung.

Kendati ia seorang warga negara Israel, ia amat sangat peduli dengan kemanusiaan. Ia bersama Soekarno dan pemegang harta amanah lainnya merancang sebuah negosiasi agar urusan nasib kaum Palestina bisa berakhir.

Salah satu langkah yang ia lakukan adalah melakukan negosiasi dengan pejabat dan pemimpin Israel agar wilayah Palestina yang mereka duduki dikembalikan ke warga Palestina. Untuk memenuhi itu, Henry J. Schroder, Soekarno, dan tokoh amanah lainnya yang bermukim di Syiria bersedia membayar ganti rugi kepada pemerintah Israel.

Peran penting Henry J. Schroder adalah menjadi tokoh senior dan penentu di FED. Tak heran kalau kemudian pengawalannya lebih ketat daripada pengawalan Presiden Amerika Serikat sekalipun. Jelang akhir tahun 2009, ia ditugasi khusus oleh pendiri dan pemegang saham FED untuk menemukan orang Indonesia yang menjadi tokoh kunci.

Tentu tokoh yang memiliki otoritas keuangan di FED ketika itu. Namun sampai batas akhir Desember 2009, upaya Henry J. Schroder gagal menemukan orang yang dicari. Agaknya kegagalan ini mengganggu sistem keuangan dunia hingga sekarang.

Kendati gagal menemukan tokoh senior di Indonesia itu, Henry J. Schroder tetap cinta dengan Indonesia sebagai tanah airnya yang kedua setelah Israel. Sesekali ia meminta pilot pesawatnya yang berbedera Isarel itu mengantarkan untuk makan ketoprak di Surabaya. Karena ekor pesawat ada bendera Israel, maka pilot hanya memarkir di bandara Singapura. Dengan pesawat komersil Henry J. Schroder terbang ke Indonesia hanya sekedar untuk makan ketoptak. Setelah itu ia pun pulang kembali ke negara.******

6 pemikiran pada “PERSAHABATAN SOEKARNO DAN HENRY J. SCHRODER SEBAGAI SESAMA PEMEGANG SAHAM FED

  1. Sir John Henry William Schroder, 1st Baronet and Baron von Schröder (13 February 1825-20 April 1910) was an Anglo-German merchant banker, his firm being Schroders PLC. He was known as Baron Sir John Henry Schroder.

    Apakah ini yang dimaksud ? Kalay iya, dia meninggal 20 April 1910

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s