GUDANG DI BANTEN SIAP DIBUKA, JIKA JOKOWI SIAP MELAKSANAKAN AMANAHNYA


Screenshot_2016-01-03-06-11-36

Entah benar atau tidak, konon kabarnya pemegang kunci gudang Harta Amanah Soekarno (HAS) dan Harta Amanah Dinasti (HAD) di Banten telah menitipkan kuncinya kepada seseorang yang dipercayainya sebagai orang yang memang telah ditunjuk untuk membukanya. Mereka adalah generasi keempat.

Dibuka atau tidaknya gudang aset di Banten ini menurut pihak yang memberikan informasi kepada penulis, tergantung dari kesiapan Presiden Jokowi sendiri untuk menerima melaksanakan amanahnya. Ingat, amanah HAS dan HAD memiliki konsekwenai hukum dan sumpah adalah MBL (mati, buta, dan lumpuh) apabila salah atau disalahgunakan dalam pelaksanaannya, apalagi kalau sampai hilang.

Menurut pengamat penulis, Pemerintah Jokowi belum siap menerima limpahan aset HAS dan HAD dalam waktu dekat ini. Selain belum ada undang-undang yang mengaturnya, belum ada payung hukumnya, dan belum tersedia perangkat yang memiliki kewenangan untuk menangani dan mengelola aset nenek moyang yang nilainya tidak terhinngga.

Kalau gudang aset dibuka, maka dipastikan logam mulia dan batu mulia. Pertanyaannya, mau dibawa kemana aset berharga itu. Mau masuk bank, bunker bank kita juga terbatas, lalu aset tersebut tidak dapat masuk dalam sistem bank seperti safe keeping account seperti yang dimiliki oleh Swiss Hong Kong dan London, dimana para sesepuh kita memiliki SKR (Safe Keeping Reciept) sebagai bukti bahwa aset telah masuk sistem bank. Dari SKR ini, nasabah bank bisa meminta fasilitas bank seperti SBLC, Bank Garansi, Deposito, dan sebagainya sesuai kebutuhan nasabah.

Kedua, lembaga apa yang berhak atau yang memiliki kewenangan khusus untuk menangani dan mengelola aset besar ini. Berdasarkan mekanisme yang ada sekarang, maka hanya Dirjen Perbendaharaan Negara di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia yang berhak menerimanya. Tetapi jatuhnya hibah atau dianggap sebagai rampasan atau temuan harta purbakala dimana yang menemukan mendapat sekian persen, selebihnya disita buat negara. (baca: Indonesia Belum Memiliki Fasilitas Bullion Bank).

Jika skema ini yang dipakai Pemerintah, tentu ini melanggar prinsip dasar HAS dan HAD, dimana aset pokoknya tidak boleh dipakai atau tidak boleh berkurang sedikitpun nilainya.

Di Amerika Serikat, aset besar atau uang nilai besar tidak bisa dipindah-tangankan apalagi sampai ditransfer ke luar negeri. Karenanya perbankan negeri Paman Sam ini menggiatkan fasilitas trustee account dan program asuransi. Hasil putaran pogram inilah yang boleh dikirim kemana saja di planet ini.

Dengan kebijakan ini, Amerika Serikat terhindar capital flight besar-besar sejak adanya perburuan aset-aset besar di perbankan Amerika utamanya menyangkut soal pajak. Eropa juga telah melakukan hal yang sama dengan memperkuat posisi pengacara dan notaris bank yang dipercaya oleh nasabah bank.

Sedangkan di Indonesia, belum ada gambaran yang jelas HAS dan HAD apabila gudangnya dibuka. Lalu tidak mungkin diserahkan kepada negara begitu saja melalui Kemenkeu. Bisa jadi harta tersebut menguap entah kemana. Itu belum seberapa, ada yang paling mengerikan adalah masih tingginya budaya koruptif di kalangan aparat penegak hukum. (Baca: Indonesia Perlu 3 UU Baru Agar Makmur).

Saran penulis kepada pemegang kunci gudang tunggu perkembangan situasi dan kondisi yang akan dikembangkan oleh Presiden Jokowi dalam waktu dekat ini. Jika mengarah kepada situasi dan kondisi ideal seperti yang dikehendaki oleh ruh HAS dan HAD, maka saatnya bersiap menyambut Indonesia sebagai mercu suar dunia. Salam untuk semua.*****

Screenshot_2016-01-03-09-18-33

5 pemikiran pada “GUDANG DI BANTEN SIAP DIBUKA, JIKA JOKOWI SIAP MELAKSANAKAN AMANAHNYA

  1. Ping balik: GUDANG ASET WILAYAH TIMUR PUN SIAP DIBUKA JIKA PEMERINTAH JOKOWI MENJAMIN KEAMANAN MEREKA | Catatan Safari ANS

  2. … sambiL berjalan mungkin bisa saja januari – pebruari 2016 sang president JK vs JK akan menjadi president yang benar-benar persident

    :: Rahayu

    Suka

  3. Ass…wr.wb semangatlh trus wahai pra pejuang demi mencapai tujuan yg diharapkn bersama utk Nkri kita tercinta…. “gemah rifah loh jinawi” ….. mari kita mempersiapkan diri utk memasuki pintu kemerdekaan yg hakiki

    Suka

  4. Menanggapi tulisan diatas dengan ini saya jelaskan pemegang kunci yang sebenarnya buka orang biasa beliau itu orang sakti mandraguna. beliau manusia biasa tapi sebenarnya manusia yg super. Beliau berangkat ke Swiss tdk perlu pakai pesawat dengan kenderaan beliau sendiri mampu. Saya ceritakan ini karena 15 tahun saya ikut beliau.

    Suka

  5. Salam rahayu pa syafrudin,sy awam sekali perihal aset bangsa ini yg di wariskan leluhur kita,sy ingin bertemu bapak untuk mengetahui sejarah nya semua ini,apa lagi bapak dekat dengan orang waskita yg menjaga semua aset itu,sy ingin sekali tahu sejarah semua itu,sehingga sy mengerti akan kebesaran bangsa ini yg di cita cita kan para pendahulu kita.Salam rahayu untuk kita semua.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s