EMAS TAIWAN DAN IRAN DITITIPKAN DI INDONESIA


IMG_3908.JPG

Betapa hebatnya kepercayaan dunia internasional terhadap sikap amanah Soekarno. Proklamator Republik Indonesia ini tidak saja diserahi amanah berupa aset besar milik bangsanya sendiri dari dinasti kerajaan Nusantara tahun 1928 oleh Paku Buwono X (PB X), tetapi juga mendapat kepercayaan dari para sahabatnya yang juga sedang berjuang buat negara dan ideologinya.

Chiang Kai Shek sebagai sosok pendiri Taiwan pun dengan penuh percaya menitipkan sejumlah emasnya kepada Soekarno. Pejuang bangsa China ini lebih percaya kepada Soekarno menitipkan emasnya daripada menitipkannya kepada kalangan sendiri. Demikian juga Shah Iran, ketika terjadi pergolakan di negeri kerajaan Iran pada tahun 1950-an.

Kendati demikian, Soekarno tetap saja bersahaja ketika negaranya dalam keadaan miskin dan kesulitan ekonomi yang luar biasa, ia tidak menggunakan emas titipan sebagai bagaian aset atau kolateral untuk mendorong pertumbuhan industri keuangan dan perbankan. Sebab pada saat itu, uang banyak, aset emas banyak, tetapi barang kebutuhan pokok sangat terbatas sehingga inflasi melonjak tinggi.

Penulis sendiri pernah menyaksikan batangan emas dalam slop. Satu slop berisi dua lusin batang dengan masing-masing potongan beratnya 1 kg atau satu slop berisi 24 batang. Potongan emas sebesar bungkus rokok putih itu ada yang berlambangkan tapal kuda, padi dan kapas serta bergambar pria berpeci.

Petugas PT. Aneka Tambang (Persero) Tbk yang sempat mengantarkan penulis ke wilayah Yogyakarta sekitar tahun 1997 itu menyatakan bahwa batangan itu berkualitas 99,99% emas murni. Hal itu terjadi ketika utusan dari Pemerintah Taiwan meminta penulis mengantarkannya ke Direksi Antam yang kala itu dipimpin oleh Dedi Aditya Sumanegara.

Selesai saya mewawancarai Direksi Antam secara live di Antv dalam acara Niaga Publik ketika itu –sebuah acara besah saham bekerja sama antara Bursa Efek Jakarta, BEJ (sekarang BEI), Antv, RRI Pro 2 FM, dan Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)– keesokan hari saya ditelepon pengusaha asal Taiwan untuk minta bertemu.

Dalam pertemuan di President Hotel (kini hotel Niko) di Jl. MH. Thamrin Jakarta saat itu meminta saya mempertemukan mereka dengan Dirut Antam. Singkat cerita mereka ingin membeli emas dalam jumlah besar. Kalau tidak salah sebanyak 6.000 ton. Tentu saja Antam tidak memiliki persediaan sebanyak itu. Saat itulah seorang manajer Antam mencoba berikan solusi dengan mengantarkan kami ke Yogyakarta untuk dipertemukan dengan para pemilik dan pemegang emas batangan yang pernah ia saksikan.

Kendati emas contoh sudah dilakukan pemeriksaan (easier) keasliannya, tetapi akhir cerita tetap saja emas-emas itu tidak bisa ditransaksikan. Sebab yang paling utama adalah emas tersebut sudah besertifikat UBS atau lembaga keuangan lainnya berikut nomor serinya. Tetapi ada juga yang masih polos. Karena statusnya HAS dan HAD, maka batangan emas tadi tidak bisa ditransaksikan.

Penulis pun baru tau pada saat itu (1997) bahwa Indonesia banyak menyimpan batangan emas murni justru dari utusan Taiwan ini. Namun lima tahun kemudian, penulis menemukan sertifikat UBS bernilai USD1.8 milyar atas nama pemimpin dan pendiri Taiwan Chiang Kai Shek yang validasinya akurat.

Dokumen lain yang penulis temukan, bahwa memang ada benang merah hubungan antara emas milik Taiwan dengan Indonesia. Menurut dokumen yang dirilis kelompok pengamat emas berbasis di Amerika Serikat, bahwa ketika terjadi pemberontakan di wilayah Tiongkok, maka Chiang Kai Shek melarikan diri ke Taiwan. Khawatir emasnya di rampas tentara komunis China pimpinan Mao Tsu Tung, pemimpin Taiwan itu menitipkan emasnya ke Soekarno.

Dalam perjalanan ke era terkini, yayasan keluarga Chiang Kai Shek pun masih memiliki hubungan yang sangat akrab dengan orang-orang kepercayaannya di Indonesia. Bahkan afa anak Indonesia asal Manado dibackup oleh kolateral asal Taiwan melalui Mei Hua Foundation. Dan penulis yakin bahwa Taiwan masih memiliki hubungan historis yang amat dalam dengan Indonesia. Semoga.*****

2 pemikiran pada “EMAS TAIWAN DAN IRAN DITITIPKAN DI INDONESIA

  1. himbauan..thd sdr safari ns…u stop mlkkan postingan..ttg HAS dan HAD..krn hal tsb sungguh tdk bijak…smakin banyak informasi hal ini diserap oleh masy…berakibat smakin banyak tipu menipu di dlm masy itu sndri..maklum mendalami hal tsb butuh kesiapan mental spiritual dan materi yg cukup…semoga sdr safari ikhlas u mematuhi nya…demi bngsa dan negara..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s