Kritik Akademik Atas Harta Amanah Soekarno


image

image

Saya ucapkan terima kasih atas kritik Prof. Dr. Asvi Warman Adam (sejarahwan LIPI) yang dimuat di Majalah Gatra edisi 1-7 Mei 2014. Ini merupakan langkah awal mengaktualisasikan Harta Amanah Soekarno pada ranah akademik dan ilmiah. Wajar kalau kemudian perlu waktu untuk pembuktian lebih lanjut, utamanya soal otentikasi dokumen pendukung. Masih akan ada buku kedua setelah ini. Namun pembaca tidak akan paham membaca buku kedua saya, apabila belum membaca buku yang pertama ini. Materi buku pertama ini sebagian diambil dari blog dan tesis saya di Fikom Unpad Bandung. Sedangkan buku kedua, InsyaAllah bersumber dari disertasi doktor saya pada perguruan yang sama.

3 pemikiran pada “Kritik Akademik Atas Harta Amanah Soekarno

  1. Komentar: buku menarik, memberikan informasi baru tentang sosok Presiden Soekarno dan persoalan dana serta behind the scene era 1961-1963.

    Sedikit typos pada halaman 275: “considering this statement, which was written and signed in November 21, 1963..” seharusnya: November 12th, 1963.(referensi halaman 419.

    Di sisi lain, sebagai contoh lampiran 363-385 tidak memberikan cukup informasi akurat tentang keberadaan dokumen Green Hilton Memorial Agreement 14 November 1963.

    Yang masih mengganjal:
    – dokumen GHMA ditandatangani sekelompok orang penting. Lokasi fisik dimana? tgl 14 November di Geneve , Swiss? Gedung Putih, Washington D.C?
    – apakah dokumen sepenting ini, bisa ditanda tangani secara proxy (in absentia/ circular signature)? atau harusnya, setiap orang hadir.

    – dr sisi presiden Kennedy, ybs sedang pusing urusan dlm negri (persamaan hak orang hitam, etc), minggu 11 November (termasuk hari kamis 14 nov) Kennedy TIDAK melakukan perlawatan ke Geneve. Jadi kemungkinan, dokumen GHMA yang di tanda tangani di kota Jeneva – ditanda tangani di Washington D.C.
    – kini diasumsikan, Presiden Soekarno dkk (termasuk wakil swiss) hadir di Washington D.C. pada tgl 14 November. Yang jelas Bung Karno sedang sibuk urusan Malaysia. Apa beliau sempat ke DC, perlu dikejar di arsip Deplu.

    – dari archive JFK online,maupun US Dept of State office of the historian belum ketemu memo tentang meeting ataupun transaksi GHMA. Sementara kita bicara presiden Amerika, dimana setiap tanda tangan penting pasti ada akuntabilitasnya, apalagi mencakup komitmen/ acknowledgment dengan Negara Asing. Ini yang perlu digali lebih dalam.

    Terlepas dari kemungkinan adanya upaya besar menghilangkan bukti2 keberadaan GHMA, hal2 mendasar masih bisa dikejar, umpama melalui staf KBRI Washington D.C. yang bisa melakukan riset di Library of Congress, dst.
    Semoga sukses.

    Suka

  2. Dokumen2 kekayaan negara Indonesia, peninggalan Bung Karno, memang ada, beberapa saya melihatnya, dan juga bertemu dengan orang2 yang membawa dokumen tersebut. Termasuk ada emas 200 ton atas nama Sukarno, tetapi sudah dilimpahkan ke seseorang, juga ada 4000 ton emas, dan 3800 ton platina, atas nama orang lain. Kata para sesepuh, dana itu tidak dapat dicairkan untuk ekonomi negara, selama pemimpinnya masih gemar korupsi (seperti sejak orde baru hingga sekarang), karena nanti cuma menjadi Indonesia Rayahan. Bunga dari harta negara di Swiss akan cukup untuk mengembalikan pinjaman/ hutang negara, sehingga mata uang rupiah menjadi kuat. Berapapun Indonesia akan meminjam, pasti dikocori oleh negara2 lain karena para bankir internasional tahu akan hal itu.
    Jadi persoalan yang berat adalah bagaimana memberantas tikus-tikus koruptor yang luar biasa, maupun para konglomerat yang menambang kekayaan alam indonesia secara serampangan dan merusak lingkungan. Harus ada kejadian laur biasa untuk membasmi kasus tersebut, baru nanti para sesepuh dan Satriya Piningit akan menyelesaikan persoalan Indonesia.
    Salam kami.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s