MEMBANGUN INDONESIA MODERN


MEMBANGUN INDONESIA MODERN

Membangun Indonesia masa depan harus dengan konsep modern. Konsep ini telah lama dipersiapkan Safari ANS. Jika kelak dipercaya menjadi  wakil warga Tangerang di DPR RI, ia akan mempersiapkan Undang-undang yang mendukung konsep Pembangunan Indonesia Modern. Banyak indikator kesuksesan Pembangunan Indonesia Modern , di antaranya ;

1). Setiap warga negara memiliki KTP dengan Single Identity Number (SIN) yang di dalamnya terdapat chip yang terkonseksi dengan komputer kependudukan. Selain data yang ada sekarang akan tertera nomor pokok wajib pajak (NPWP), nomor rekening bank (NRB), dan  nomor polis asuransi (NPA). Rakyat kaya harus bayar pajak, rakyat miskin harus dibantu Pemerintah melalui rekening bank, dan orang meninggal harus dibayar asuransinya. Riwayat hidup pemegang KTP  akan tercatat  secara computerize, sehingga  warga negara Indonesia enggan berbuat kriminal,  korupsi,  dan sebagainya,  karena track-record tersebut akan mempengaruhi masa depannya.

2). Cadangan Devisa Indonesia di Bank Indonesia minimal harus berada pada posisi USD 250 milyar (sekarang baru USD 50 milyar) pada tahun 2020 atau sebelum berlaku pasar bebas dunia (WTO), sehingga posisi keuangan Indonesia tidak lagi menjadi sasaran spekulan dunia. Dengan bantuan IFID yang telah didirikan oleh Safari ANS, hal tersebut bisa terwujud.

 3). Tidak ada lagi rakyat miskin di tanah air, karena setiap warga negara telah menjadi pemegang saham pada perusahaan-perusahaan besar di Indonesia dan dunia melalui Badan Usaha Milik Rakyat (BUMR) yang kelak bernama  sesuai  dengan daerah bersangkutan. Tangerang Inc, misalnya, adalah BUMR  bagi warga Tangerang dengan induk usahanya bernama Banten Inc. Demikian juga daerah lainnya di Indonesia melalui gerakan Revolusi Ekonomi Rakyat (RER).

4). Tidak ada lagi kemacetan di jalan raya, karena kereta api cepat sudah ada dan terkonseksi secara canggih antar kota di Jawa dan Sumatera, khusus untuk pelayanan publik di kota-kota besar. Bahkan Sumatera dan Jawa telah terhubung oleh Jembatan Selat Sunda sepanjang 30 km.

5). Semua petani di Indonesia sudah masuk dalam sistem pertanian modern  berteknologi canggih yang dibiayai oleh BUMR dan negara, karena undang-undang agraria nantinya tidak membolehkan adanya lahan tidur setidaknya seluas  1.000 m2 selama setahun. Jika ada,  tanah tersebut disita negara untuk diserahkan kepada BUMR setempat.

6). Haluan Pembangunan Negara dan Daerah dibuat secara permanen dan jelas tahap-tahapannya untuk mencapai konsep Pembangunan Indonesia Modern.

7). Setiap investasi bisnis yang mengeksploitasi alam Indonesia, akan menyertakan saham abadi rakyat yang terhimpun dalam BUMR daerah setempat minimal 25%, sehingga rakyat terlibat langsung dalam setiap aktivitas ekonomi di Indonesia.

8). Negara mewajibkan setiap warga negara untuk bersekolah dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, karenanya negara wajib menyediakan fasilitas biaya pendidikan gratis bagi warga negara yang tidak mampu.

9). Pelayanan administrasi publik pemerintahan pusat dan daerah dapat dilakukan secara on line melalui internet dan satu pintu, sehingga tidak diperlukan antri pada loket-loket kantor kecamatan, kabupaten, provinsi, maupun di departemen-departemen pemerintahan.

Ingat, saat ini Indonesia menjadi pasar keempat terbesar dunia yang menjadi sasaran empuk para produsen  bermodal besar dan terkadang diboncengi oleh neo-kolonialisme dan neo-imprealisme modern. Ayo contreng saja Caleg DPR RI dari Partai Persatuan Daerah (PPD), Safari ANS. Insya Allah Indonesia makmur.  (*****)

Satu pemikiran pada “MEMBANGUN INDONESIA MODERN

  1. Jangan salah perngertian dana abadi tersebut bisa dicair kan, tetapi yang benar dana sewa colateral dunia yang selama ini di gunakan oleh negara2 di eropa dan amerika, termasuk sewa colateral milik rakyat nusantara ini, sejak tahun 1927 sampai 2009, sudah ditetapkan sewa nya 2,5% pertahun utk semua colateral baik punya dinasti mataram ataupun milik dinasti lain nya dan dapat di claim mulai tahun depan melalui foundation untuk rakyat nusantara yang segera diresmikan pada awal Januari 2012 di Genewa, dihadapan 179 negara yang sdh tergabung dalam team global asset dunia.
    Dana milik para dinasti tersebut hanya bisa dicairkan 20% dan pemegang dokumennya hanya berhak menerima 2,5% dan lain nya utk kepentingan perbankan, lawyer dll, yang 80% nya utk humanitarian proyek.
    Ada salah satu dinasti meminta dana tersebut harus diterimanya 100% dari nilai colateralnya, alhasil sampai detik ini pun belum ada 1 sen pun yang dia terima.
    Memang sulit menyatukan para dinasti2 ini untuk bersama2 menuntut negara2 yang sdh menggunakan colateral ini dgn semena menanya, tapi Alhamdullah sudah ada solusinya dan sdh ada orang2 muda yang bukan berasal dari kalangan kraton, kesultanan atau anak mantan presiden yang sdh bergerak mengurus dana sewa colateral ini ke Genewa, mohon do’a restu nya aja dari seluruh rakyat nusantara, semoga tim ini berhasil mengembalikan apa yang menjadi hak rakyat negeri yang kaya ini, amin 3x

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s